Protes Omnibus Law Jangan Hanya Fokus Pada Politik

Protes Omnibus Law Jangan Hanya Fokus Pada Politik – Mengapa UU Cipta Kerja, yang dianggap pemerintah Indonesia perlu untuk penciptaan lapangan kerja di Indonesia—tempat hanya sekitar 40 persen orang memiliki pekerjaan formal– memicu demonstrasi massal dalam dua minggu terakhir?

Editor South China Morning Post, Lynn Lee mengulas peristiwa yang menggegerkan Indonesia, ketika emua unsur, tidak saja buruh, tetapi elemen masyarakat lainnya turun ke jalan, di tengah-tengah ancaman Covid-19.

Lee adalah editor berita SCMP untuk Asia, dan wakil editor majalah This Week in Asia. Ia memiliki pengalaman 15 tahun dalam bidang jurnalisme, komunikasi perusahaan, dan urusan publik di Singapura dan Indonesia. Lynn mempelajari studi Asia Timur dan hubungan internasional di Amerika Serikat dikutip forbes.com.

“Banyak di antara pendemo khawatir bahwa undang-undang itu akan mencabut hak mereka di tengah meningkatnya pengangguran. Perekonomian Indonesia berada di puncak resesi yang menyakitkan karena bergulat dengan lebih dari 340.000 kasus virus corona,” tulisnya di awal.

Pasti itu menjadi pertanyaan di benak orang-orang di luar wilayah perekonomian terbesar di Asia Tenggara, yang telah melihat ribuan orang, banyak dari mereka adalah pemuda, berkumpul di jalan-jalan di puncak pandemi Covid-19, saat polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan mereka.

Beberapa di antara mereka bisa jadi aktor munafik ​​atau massa yang dibayar oleh lawan Presiden Indonesia Joko Widodo–lebih dikenal sebagai Jokowi, keduanya berusaha menimbulkan keresahan untuk keuntungan mereka sendiri.

Tetapi pekerja yang berserikat dan mereka yang mencari pekerjaan formal–termasuk di antara mereka yang berdemonstrasi di tempat kerja mereka–benar-benar khawatir bahwa undang-undang itu akan mencabut hak mereka di tengah meningkatnya pengangguran. Perekonomian Indonesia berada di puncak resesi yang menyakitkan karena bergulat dengan lebih dari 340.000 kasus virus corona.

Powered by WordPress | Theme Designed by: axis Bank bca Bank bni Bank bri Bank btn Bank cimbniaga Bank citibank Bank danamon Bank Indonesia Bank mandiri Bank ocbc bank Panin Bank syaria hmandiri bundapoker dana google gopay indihome kaskus kominfo linkaja.id maybank ovo telkom telkomsel WA